contoh laporan proyek ilmiah

 

 

LAPORAN PROYEK ILMIAH

PENGARUH POSISI MATAHARI TERHADAP SUHU UDARA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Oleh : Erie Potier

SMA Santo Carolus Surabaya

 

Juli 2004

 

 

 

Daftar Isi

1. Abstrak Pendahuluan

2. Pelaksanaan Eksperimen dan Data

3. Kesimpulan

4. Ucapan terima kasih

5. Daftar Pustaka

 

 

 

Abstrak

Pengaruh Posisi matahari terhadap Suhu Udara

 

Tujuan dari proyek ilmiah ini adalah untuk mencari tahu apakah
posisi matahari pada siang hari berpengaruh pada suhu udara. Eksperimen
melibatkan pengukuran suhu udara dan sudut posisi matahari dari jam 08:00
hingga 16:00. sudut posisi yang diperhitungkan adalah sudut lancip yang
dibentuk oleh sinar matahari terhadap arah horisontal dan pengukuran dilakukan
setiap selang sudut 10 derajat.

Hasil eksperimen mendukung hipotesis yang diajukan yaitu suhu
udara bertambah dengan membesarnya sudut posisi matahari, mencapai maksimum
pada sudut posisi 90 derajat. Sejalan dengan membesarnya sudut posisi matahari
sinar matahari pada suatu daerah luasan tertentu semakin terkonsentrasi
sehingga suhu udara pada daerah tersebut semakin meningkat.

 

 




 

Pendahuluan

Dalam sistem tatasurya (Galileo, 1650) bumi berevolusi
mengelilingi matahari dengan waktu revolusi satu tahun. Bersamaan

dengan gerak revolusi, bumi juga berotasi terhadap sumbunya dengan waktu
rotasi satu hari. Rotasi bumi terhadap sumbu inilah yang
menghasilkan siang dan malam. Telah diketahui bahwa sumbu rotasi bumi ternyata
tidak tepat sejajar atau tegak lurus terhadap bidang revolusi bumi, melainkan
membentuk sudut sekitar 66,5 derajat terhadap bidang revolusi (Tom and Jerry,
1854). Sebagai akibatnya dalam selang waktu satu tahun terjadi pergantian
musim. Dalam satu tahun pada daerah sub-tropis terjadi empat macam musim,
sedangkan pada daerah ekuator terjadi dua macam musim.    

Pada sebagian besar daerah di bumi, selama setengah hari (dari pagi hingga
sore) suhu udara umumnya berubah cukup besar, tetapi perubahan suhu dari hari
yang satu ke hari berikutnya pada waktu yang sama umumnya relatif kecil.
Meskipun demikian, pada daerah-daerah tertentu suhu berubah secara signifikan
dalam satu tahun sehingga menghasilkan berbagai musim (Bagong, 2004). Hal ini
umumnya terjadi pada daerah-daerah dengan garis lintang yang besar (daerah
sub-tropis) dan tidak teramati pada daerah-daerah di dekat ekuator. Di daerah
ekuator perubahan suhu pada waktu yang sama tetapi pada hari yang berbeda
dapat dikatan kecil sekali. Perubahan suhu yang signifikan
hanya terjadi selama setengah hari (dari pagi hingga sore). Hal ini menarik
untuk diselidiki penyebabnya: mengapa suhu udara yang dipanaskan oleh sinar
matahari berubah cukup signifikan dalam rentang waktu dari pagi hingga sore,
padahal jarak bumi ke matahari dalam rentang waktu tersebut dapat dianggap
konstan? 

Karena selama rentang waktu dari pagi hingga sore hari posisi
matahari berubah maka sebelum dilakukan eksperimen untuk mengetahui penyebab
perubahan suhu udara maka diajukan hipotesis bahwa suhu udara meningkat dengan
membesarnya sudut posisi matahari. Untuk menguji hipotesis ini akan dilakukan
eksperimen yang dilakukan pada daerah ekuator dan dilakukan selama
sepuluh hari dalam bulan Maret




 

Eksperimen
pengukuran sudut posisi matahari dan suhu udara

Tujuan eksperimen

Untuk menentukan hubungan antara sudut posisi matahari dan
suhu udara di daerah ekuator.

Bahan


*      
papan softboard


*      
kawat lurus (jeruji) vertikal (10 cm)


*      
benang 


*      
paku 


*      
busur derajat


*      
jam  


*      
termometer

Prosedur pelaksanaan eksperimen

Pada hari-hari yang cerah (tanpa awan) lakukan percobaan berikut:

1.     
Rangkai bahan-bahan di atas seperti pada gambar; kawat vertikal di tengah
papan softboard.

2.     
Tandai tempat-tempat yang arahnya ke puncak kawat vertikal membentuk
sudut 30, 40, 50, …, 90, 80, 70, …, 30 derajat terhadap horizontal sebagai
titik A, B, C, …, G, H, I, …, N.

3.     
Letakkan rangkaian alat di tempat terbuka yang langsung terkena sinar
matahari.

4.     
Catat suhu udara dan waktu ketika ujung bayangan kawat vertikal berimpit
dengan titik A, B, C, …, N.

5.     
Ulangi langkah 1 – 5 di atas di tempat yang sama selama
10 hari (tidak harus berurutan).
Pada setiap percobaan jangan lupa
mencatat tanggal pengambilan data. 

Data

Sudut posisi matahari  

 (derajat)

Waktu 

    (rata-rata)    

 Rata-rata suhu udara  

(derajat Celcius)

30

08:12

29,2

40

08.45

30,2

50

09:23

31,0

60

10:03

32,7

70

10:47

33,4

80

11:36

33,9

90

12:27

34,3

80

13:15

34,1

70

13:57

33,7

60

14:38

33,0

50

15:15

31,2

40

15:47

30,5

30

16:19

29,4

 

Kesimpulan

Berdasarkan hasil eksperimen yang
telah dilakukan di daerah ekuator selama 10 hari pada bulan Maret, ternyata
bahwa suhu udara meningkat dengan bertambahnya sudut posisi matahari dan
mencapai maksimum pada saat sudut posisi matahari 90 derajat. Hal ini sesuai
dengan hipotesis yang diajukan. Meskipun jarak bumi ke matahari dapat dianggap
konstan namun pemanasan udara oleh sinar matahari terkait dengan volume udara
dalam atmosfer yang dilalui oleh sinar matahari. Untuk sejumlah sinar matahari
yang sama, pemanasan efektif terjadi jika arah sinar matahari vertikal (sudut
posisi matahari 90 derajat) karena tebal (tinggi) udara yang dilewati sinar
minimum sehingga volume udara juga minimum pula. Akibatnya kenaikan suhu
akibat pemanasan mencapai maksimum

 

 

Ucapan Terima Kasih

Penulis
menyampaikan terima kasih kepada Kepala Laboratorium Alphaomega yang telah
menyediakan peralatan yang digunakan dalam eksperimen ini. Terima kasih juga
disampaikan kepada Prof. Kyai Moto dan Prof Takasimurah yang telah memberikan
saran dan bantuan yang amat berarti sehingga proyek ini dapat diselesaikan.

 

 

 

Daftar Pustaka

Bagong, S.
(2004). Musim Pancawarna di daerah sub-tropik.

www.SemarBagong.com
Galileo, G.
(1650). Solar System and the Universe. Journal of cosmology 65: 10 – 15.

Tom, C and
Jerry, M. (1854). Fundamental theory of solar system. McGrawHill. New York.
hal 123

 

 


Satu Tanggapan to “contoh laporan proyek ilmiah”

  1. terima kasih…
    saya pun sedang belajar, meski tak banyak…

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: